Jumat, 10 Juli 2015

Meningkatkan Keberanian Diri


meningkatkan keberanian diri
Meningkatkan Keberanian Diri

1.    Memahami diri

Anda sebaiknya memiliki pemahaman tentang diri sendiri, yakni mengetahui kelebihan dan kekurangan. Seperti saat Anda membuka buku rapor anak dan menemukan angka yang tercetak dengan tinta merah, jangan memarahinya. Mengapa Anda tidak fokus pada nilai-nilainya yang bagus? Dengan itu, Anda terfokus pada kelebihannya sambil memintanya untuk meningkatkan nilai yang kurang. Demikianlah kepercayaan diri dapat Anda bangun, yakni dengan memfokuskan diri pada kelebihan, tapi juga berusaha mengatasi kekurangan.


2.    Refleksi dan evaluasi

Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan, Anda sebaiknya merefleksi atau mengevaluasi diri sendiri. Tanya kembali pada diri Anda, apa saja hal-hal yang menghadirkan kesenangan dan ketidaksenangan. Masukan atau umpan balik dari orang lain di sekitar, bisa sahabat atau keluarga, dapat membantu Anda dalam mengevaluasi diri. Kini, kelebihan dan kekurangan diri dapat diukur menggunakan perangkat atau sistem yang sudah tersedia untuk kebutuhan profesionalitas kerja. Dari sana Anda dapat mengetahui Top 5 atau Top 10 kekuatan Anda.

3.    Mau maju

Apabila dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan sejak dini, Anda termasuk orang yang beruntung. David Beckham, Leonardo DiCaprio, atau mendiang Michael Jackson termasuk orang-orang yang beruntung karena sudah mengetahui kelebihan dan kemampuannya sejak kecil. Semakin dini seseorang tahu dan fokus pada kelebihannya, semakin matang pula kepercayaan dirinya sehingga ia bisa memiliki keberanian tinggi yang membawanya kepada kesuksesan.

4.    Manfaatkan kesempatan

Kesempatan ada di mana-mana. Yang perlu Anda lakukan adalah mengenali kapan kesempatan terbaik akan muncul. Melirik ataupun memprediksi kesempatan pun butuh keberanian karena Anda perlu untuk mengesampingkan pikiran gagal ataupun hancur. Ketika kesempatan benar-benar muncul, bersiaplah untuk mengambil keputusan dan tindakan terbaik.

5.    Kenali tantangan

Dalam proses mencapai kesuksesan tidak terlepas dari tantangan. Lagi-lagi, Anda perlu untuk berani dalam melewati berbagai risiko berupa tantangan. Di antaranya pengembangan berkelanjutan dalam tubuh perusahaan dan selalu berinovasi, jangan sampai Anda tertinggal dari kompetitor. Dalam merekrut pegawai, Anda perlu memerhatikan potensinya untuk mengembangkan diri dan perusahaan, serta memiliki kapasitas intelektual dan emosional yang baik.

Cobalah hal-hal diatas dengan ikhlas,,, semoga bermanfaat !!

Tidak ada komentar: